Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan Gencarkan Pembinaan Keagamaan bagi Remaja Sekolah

Redaksi | Keagamaan
oleh

NIHMEDAN.COM – Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) Remaja Usia Sekolah di Sekolah Bina Satria, Jalan Marelan Raya Pasar I, Selasa (5/8/2026). Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini sebagai bekal bagi para pelajar dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman. Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter.

Kegiatan pembinaan tersebut diikuti oleh tim Penyuluh Agama Islam yang terdiri atas Nunung Ismayanti, S.Ag., Dr. Marasakti, M.Ag., Surya Hafni, S.Sos.I., Hj. Nurjannah, S.H.I., Rusli Nasution, S.Ag., Imam Ilham, S.Ag., Agus Melan, S.Th.I., dan Ahmadi, S.Ag. Dalam penyuluhan, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga akidah, melaksanakan ibadah secara istiqamah, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga pergaulan yang baik. Peserta juga diajak menjadikan Al-Qur’an dan sunah Rasulullah ﷺ sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Penyuluh Agama Islam Nunung Ismayanti, S.Ag. menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan kepada remaja usia sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, nilai-nilai agama harus ditanamkan sejak dini agar menjadi fondasi yang kuat dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar. “Kami berharap para siswa tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujar Nunung Ismayanti.

Penyuluh Agama Islam Agus Melan, S.Th.I. mengatakan kegiatan Bimluh menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan remaja dengan ajaran agama melalui pendekatan yang komunikatif dan sesuai dengan kondisi mereka. Ia menilai pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan akan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter peserta didik. “Remaja adalah aset bangsa yang harus dibimbing dengan nilai-nilai agama agar memiliki keteguhan iman, mampu menyaring pengaruh negatif, dan menjadi teladan baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” ungkap Agus Melan.

Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi bersama para siswa. Berbagai pertanyaan disampaikan mengenai adab dalam pergaulan, pentingnya menjaga salat lima waktu, bahaya perundungan, penyalahgunaan narkoba, serta cara menghadapi pengaruh media sosial secara bijaksana. Suasana yang komunikatif tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami materi secara lebih mendalam sekaligus mendorong mereka mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Remaja Usia Sekolah ini, Kementerian Agama Kota Medan berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dengan lembaga pendidikan dalam membangun karakter peserta didik. Kolaborasi antara para penyuluh dan pihak sekolah diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul secara akademik sekaligus memiliki keimanan yang kokoh, akhlak yang terpuji, serta integritas yang tinggi. Pembinaan keagamaan secara berkelanjutan menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang religius, harmonis, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

No More Posts Available.

No more pages to load.