NIHMEDAN.COM – Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kemenag Medan melaksanakan kegiatan pembinaan kerohanian di Rumah Tahanan Negara Perempuan Kelas IIA Medan, Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah Penyuluh Agama Kristen sebagai bentuk pelayanan rohani kepada warga binaan. Ibadah berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan diikuti dengan antusias oleh para peserta.
Rangkaian ibadah diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Devy Purba selaku pembawa acara. Firman Tuhan disampaikan oleh Sedra Tarigan yang mengajak seluruh peserta untuk senantiasa memiliki pengharapan kepada Tuhan serta menjalani hidup dengan iman dan pertobatan. Doa syafaat dipimpin oleh Trida, sedangkan doa berkat sekaligus penutup dipimpin oleh Saronisa Ginting.
Dalam khotbahnya, Sedra Tarigan mengingatkan bahwa kasih Tuhan selalu terbuka bagi setiap orang yang ingin memperbaiki hidupnya. Ia mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan setiap pengalaman hidup sebagai pelajaran berharga dalam membangun masa depan yang lebih baik. “Tidak ada seorang pun yang berada di luar kasih Tuhan. Selama kita mau datang kepada-Nya dengan hati yang tulus, Tuhan akan memberikan kekuatan, pengharapan, dan kesempatan untuk memulai kehidupan yang baru,” ujar Sedra Tarigan.
Pada kesempatan yang sama, Saronisa Ginting menyampaikan bahwa pembinaan rohani merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan memperkuat iman warga binaan. Menurutnya, kehadiran Bimas Kristen di rumah tahanan merupakan wujud kepedulian agar setiap warga binaan tetap memiliki semangat menjalani kehidupan dengan penuh harapan. “Kami berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat terus memberikan penguatan iman sehingga warga binaan memiliki keyakinan untuk bangkit, memperbaiki diri, dan menjadi pribadi yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat,” ungkap Saronisa Ginting.
Pelaksanaan ibadah berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kekeluargaan, dan sukacita. Para peserta mengikuti setiap rangkaian acara dengan tertib, mulai dari pujian, penyampaian firman, hingga doa bersama. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan spiritual sekaligus memberikan motivasi bagi warga binaan agar tetap teguh dalam iman.
Melalui kegiatan pembinaan kerohanian ini, Bimas Kristen Kemenag Medan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan keagamaan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan. Pembinaan rohani diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam pembentukan karakter, meningkatkan kualitas kehidupan spiritual, serta menumbuhkan semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Sinergi antara Kemenag Medan dan lembaga pemasyarakatan juga diharapkan terus terjalin guna mendukung pembinaan mental dan spiritual warga binaan secara berkelanjutan.





